Tips Membuat Lagu Ciptaan Sendiri yang Berkualitas

Tips Membuat Lagu Ciptaan Sendiri yang Berkualitas

Tips Membuat Lagu Ciptaan Sendiri yang Berkualitas

Tips Membuat Lagu Ciptaan Sendiri yang Berkualitas – Mungkin anda berjiwa seni ataupun anda bisa menginspirasikan perasaan anda menjadi sebuah lagu. Nah, kali ini kita akan sedikit membahas soal cara membuat lagu.

Lagu adalah sebuah nada yang diciptakan dengan alunan tempo dan ritme yang di atur menjadi irama yang bisa membuat pendengarnya menjadi terbawa suasana.

Dalam menulis lagu, musisi ternyata memperhatikan struktur yang ada di dalamnya. Hal ini dilakukan supaya lagu enak didengar dan memiliki dinamika.

Sesuai namanya, intro atau introduction merupakan bagian awal dari sebuah lagu. Dari intro, biasanya kamu akan mengetahui gambaran keseluruhan lagu, mulai dari kunci yang dimainkan, tempo, ritme, hingga emosi yang dibawakan musisi. Umumnya, bagian intro diisi dengan permainan instrumen atau suara vokal.

2. Verse

Bagian ini mungkin lebih kamu kenal dengan sebutan bait. Di bagian ini pula, musisi akan mulai mengisinya dengan lirik yang berisikan cerita-cerita. Umumnya, satu lagu terdiri dari beberapa verse yang memiliki melodi yang sama satu sama lain. Dari beberapa verse itulah, kamu mendapat gambaran pesan yang ingin disampaikan musisi lebih jelas.

3. Pre-chorus

Sebelum mencapai chorus, biasanya ada pre-chorus yang durasinya lebih pendek ketimbang verse atau chorus. Bagian ini berfungsi menjadi penghantar yang mulai membangun feeling menuju chorus.

Bagian ini merupakan puncak dari sebuah lagu dan biasanya berisikan lirik yang serupa dengan judul lagu. Chorus yang baik biasanya memiliki hook, yakni lirik dan melodi yang memorable baik di bagian awal atau pun akhir. Meski sering dianggap sama, chorus dan refrain (reff) sesungguhnya berbeda. Chorus merupakan bagian yang berisi pesan utama dan paling ditunggu-tunggu dari sebuah lagu. Sedangkan reffrain lebih sederhana dan biasanya berisi pengulangan.

 5. Bridge

Menjembatani bagian-bagian di dalam lagu adalah salah satu fungsi bridge. Bisa antara verse dengan chorus, atau antar chorus yang telah naik nada dasarnya. Keberadaan bridge juga menjadikan lagu lebih hidup, karena memiliki melodi yang berbeda ketimbang verse dan chorus yang diulang.

6. Interlude

Mirip dengan intro, interlude merupakan bagian yang tidak berisi lirik. Bedanya, interlude berada di tengah-tengah lagu dan digunakan untuk menghubungkan antar verse atau saat masuk ke chorus.

7. Modulasi

Ketika nada di chorus menjadi lebih tinggi dari sebelumnya, saat itulah terjadi modulasi. Di bagian ini terjadi perpindahan nada dasar dari sebuah lagu. Supaya tidak terdengar aneh, modulasi biasanya dibuat setelah chorus dan diikuti dengan bridge.

8. Ending, Coda, dan Outro

Berada di bagian akhir lagu, tiga penutup ini ternyata berbeda. Ending digunakan untuk mengakhiri lagu secara halus dan biasanya menggunakan efek fade out, yang menjadikan suara perlahan mengecil dan menghilang. Sedangkan coda mengakhiri lagu lewat nada dan lirik penutup yang sudah digunakan sebelumnya di verse atau chorus.

Comments are closed.