Tips dan Trik Buat Kamu Yang Ingin Menjadi DJ (Disc Jockey)

Tips dan Trik Buat Kamu Yang Ingin Menjadi DJ (Disc Jockey)

Tips dan Trik Buat Kamu Yang Ingin Menjadi DJ (Disc Jockey)

Tips dan Trik Buat Kamu Yang Ingin Menjadi DJ (Disc Jockey) – Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa hampir setiap konser maupun club selalu menyajikan penampilan musik dari seorang DJ yang mampu menghibur para pengunjung dan pendengarnya.

Rata rata musik yang disajikan oleh kebanyakan DJ, yaitu musik EDM (Electronic Dance Music), sehingga banyak orang yang selalu ingin menari ataupun berdansa setelah mendengaran genre musik tersebut.

Nah, buat kalian yang ingin belajar menjadi seorang DJ, berikut ini cara-cara umumnya. Yuk disimak..

1. Mulailah dari dasar

Menjadi DJ mengharuskan Anda untuk melakukan jauh lebih banyak daripada hanya memainkan lagu. Mempelajari menyusun panggung, melakukan mixing secara spontan, dan membuat orang-orang berdansa, dimulai dengan dek DJ Anda.

Anda bisa berinvestasi dengan membeli pengeras suara (speaker) yang lebih besar, monitor, pengontrol MIDI, antarmuka audio, mikrofon, serta berbagai tambahan lainnya di kemudian hari.

Tetapi saat ini, yang Anda butuhkan adalah perlengkapan DJ standar, yang mencakup:

  • Dua turntable atau pemutar CD
  • Mixer dengan 2 saluran
  • Headphone
  • Pengeras suara
  • Perangkat lunak untuk keperluan mixing (opsional)

2. Tentukan apakah Anda akan memainkan musik analog atau digital.

Perlengkapan DJ tradisional menggunakan turntable untuk memainkan rekaman vinyl, tetapi sekarang penggunaan perlengkapan digital dengan CD semakin umum ditemui. Kedua tipe perlengkapan ini punya kelebihan dan kekurangannya sendiri, tetapi sangat efektif untuk bermain musik dan menjadi DJ.

 

-Perlengkapan analog akan memampukan Anda menjalani profesi DJ dalam cara yang paling tradisional, dengan mempelajari keahlian-keahlian DJ sesuai cara pengembangannya: menggoreskan stylus pada sebuah piringan vinyl. Anda harus mengumpulkan koleksi rekaman vinyl untuk bermain, sehingga cara ini mungkin agak mahal.

-Perlengkapan digital membuat Anda bisa menjalani profesi DJ dengan lebih praktis, dan proses belajarnya akan jauh lebih singkat. Sebagai contoh, mempelajari teknik beat-match dan transisi, akan jauh lebih mudah dengan penghitung BPM dan sistem perangkat lunak.

 

3. Pertimbangkan membeli paket perangkat lunak untuk keperluan mixing. 

Serato Scratch atau Traktor adalah program-program berkualitas yang bisa membaca semua format musik dan memilih lagu melalui antarmuka program komputer.

-Program-program ini akan memampukan Anda mengakses perpustakaan MP3 pada kandar keras (hard drive) Anda, untuk melengkapi pilihan CD serta piringan vinyl Anda. Sering kali, program-program ini menawarkan fungsi live looping dan scratching, delay dan reverberation, pengontrolan real-time, serta opsi-opsi video dan karaoke.

-Ableton adalah sebuah program yang mengizinkan Anda untuk menyambungkan pengontrol mixing melalui kabel USB dan beroperasi dalam cara yang lebih klasik. Program ini bagus untuk pemula dan ramah untuk kantong.

 

4. Jangan lupakan studio rumahan Anda.

Kebanyakan DJ merekam demo, playlist, dan musik original di rumah. Pastikan perlengkapan yang Anda bawa ke klub melengkapi perlengkapan yang Anda gunakan di rumah.

Contohnya, jika Anda seorang DJ hip-hop, Anda mungkin ingin berinvestasi membeli mixer scratch/battle untuk mensimulasikan lingkungan kompetisi di rumah Anda.

Hal ini terutama berguna jika Anda berencana memproduksi musik Anda sendiri. Kita akan membahasnya nanti, tetapi ketahuilah bahwa Anda bisa mempertimbangkan opsi ini dalam karier Anda.

5.Kembangkan koleksi musik yang banyak.

Anda tahu apa lagi yang Anda perlukan? Musik. Jangan yang buruk dalam format unduhan mp3 kelas tiga. Untuk menjadi seorang DJ yang terhormat, Anda setidaknya harus membayar musik yang Anda dapatkan.

Saat ini, Anda bisa bermusik dengan apa yang sudah Anda punya, tetapi ketahuilah bahwa Anda pada akhirnya harus membayar untuk membeli musik karya orang lain. Berikut daftar genre yang bisa Anda ikuti:

 

  • House
  • Trance
  • Techno
  • Electro
  • Glitch
  • Dark Alternative
  • Progressive
  • Breakbeat

 

 

Comments are closed.